Yananto Mihadi

Berilmu Sebelum Berkata dan Berbuat, Upaya Menghilangkan Kebodohan dari Diri Sendiri dan Orang Lain..

Fatwa Lajnah Da’imah Tentang Serangan Yahudi Kepada Muslim Palestina di Jalur Gaza

Posted by yananto pada Sabtu, 17 Januari 2009

Komite tetap untuk penelitian ilmiyah dan fatwa (Lajnah Da’imah lilbuhuts al-Ilmiyah wa al-Ifta’) mengeluarkan penjelasan tentang peristiwa pembunuhan, pengepungan dan pengeboman yang terjadi di Jalur Ghaza sebagai berikut:

الحمد لله رب العالمين ، والصلاة والسلام على أشرف الأنبياء والمرسلين نبينا محمد وعلى آله وصحبه ، ومن تبعهم بإحسان إلى يوم الدين. وبعد :

Komite tetap untuk penelitian ilmiyah dan fatwa (Lajnah Da’imah lilbuhuts al-Ilmiyah wa al-Ifta’) di Saudi Arabia merasa berduka cita dan merasakan sakit atas semua kezholiman, pembunuhan anak-anak, wanita dan orang-orang jompo, penghancuran kehormatan dan perusakan rumah-rumah dan tempat-tempat strategis serta pemunculan rasa takut para orang-orang umum yang menimpa saudara kita kaum muslimin di Palestina dan di Jalur Ghaza secara khusus. Ini semua pasti merupakan kejahatan dan kezholiman terhadap masyarakat palestina.

Peristiwa menyedihkan ini seharusnya menjadikan kaum muslimin bersikap bersama saudara mereka orang-orang Palestina dan saling tolong-menolong bersama mereka, membantu dan bersungguh-sungguh dalam menghilangkan kezaliman ini dari mereka dengan sebab dan sarana yang memungkinkan untuk diwujudkan untuk saudara se-islam dan se-ikatan iman.

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman yang artinya: “Sesungguhnya orang-orang mu’min adalah bersaudara.” (QS. Al Hujurat [49]: 10)

Dan Allah subhanahu wa ta’ala berfirman yang artinya: “Dan orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan, sebagian mereka (adalah) menjadi penolong sebagian yang lain. Mereka menyuruh (mengerjakan) yang ma’ruf, mencegah dari yang mungkar, mendirikan shalat, menunaikan zakat dan mereka ta’at kepada Allah dan Rasul-Nya. Mereka itu akan diberi rahmat oleh Allah; Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” (QS. At Taubah [9]: 71)

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

المؤمن للمؤمن كالبنيان يشد بعضه بعضاً وشبك بين أصابعه / متفق عليه،

“Seorang mukmin dengan mukmin lainnya seperti bangunan yang saling mengokohkan dan selaiu menjalin antara jari-jemarinya.” (Muttafaqun ‘Alaihi)

Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda:

مثل المؤمنين في توادهم وتراحمهم وتعاطفهم مثل الجسد الواحد إذا اشتكى منه عضو تداعى له سائر الجسد بالحمى والسهر (متفق عليه)

“Perumpamaan kaum mukminin dalam kecintaan, kasih dan saying mereka seperti permisalan satu tubuh. Apabila satu anggota tubuh sakit maka mengakibatkan seluruh tubuh menjadi demam dan tidak bisa tidur.” (Muttafaqun ‘alaihi)

Juga beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

المسلم أخو المسلم لا يظلمه ولا يخذله ولا يسلمه ولا يحقره (رواه مسلم)

“Seorang Muslim adalah saudara muslim lainnya, ia tidak menzaliminya, merendahkannya, menyerahkan (kepada musuh) dan tidak menghinakannya.” (HR. Muslim)

Pertolongan ini mencakup banyak hal sesuai dengan kemampuan dan memperhatikan keadaan yang ada baik berupa materi ataupun maknawi (Spirit), baik bantuan dari umumnya kaum muslimin berupa harta, makanan, obat-obatan, pakaian dan lain-lainnya. Atau juga dari sisi Negara-negara Arab dan islam dengan mempermudah sampainya bantuan-bantuan tersebut kepada mereka dan bersikap benar terhadap mereka, membela permasalahan mereka di pentas, perkumpulan dan konferensi dunia dan Negara. Semua itu termasuk tolong-menolong pada kebenaran dan takwa yang diperintahkan dalam firman Allah ta’ala yang artinya: “Tolong menolonglah di atas kebaikan dan takwa.” (QS. Al-Maaidah [5]: 2)

Juga di antaranya adalah memberikan nasihat dan petunjuk kepada mereka pada sesuatu yang berisi kebaikan dan kemaslahatan mereka. Di antara yang teragung dalam hal ini adalah mendoakan kebaikan kepada mereka dalam setiap waktu semoga dihilangkan cobaan dan musibah besar mereka ini. Juga semoga diberikan perbaikan keadaan mereka dan diberi taufik untuk beramal dan berkata yang benar.

Demikianlah dan kami berwasiat kepada saudara-saudara kami kaum muslimin di Palestina untuk bertakwa kepada Allah dan bertaubat kepada-Nya, sebagaimana juga mewasiatkan kepada mereka untuk bersatu di atas kebenaran, meninggalkan perpecahan dan perselisihan serta menghilangkan kesempatan musuh yang senantiasa mencari dan terus mencarinya dengan lebih keras dalam menghancurkan dan melemahkan mereka.

Kami menganjurkan saudara-saudara kami untuk mengambil tindakan-tindakan untuk menghilangkan kezaliman di atas tanah mereka dengan keikhlasan dalam beramal karena Allah dan mengharapkan keridaan-Nya. Juga isti’anah (meminta pertolongan) dengan sabar dan shalat serta musyawarah ulama dalam semua urusan mereka. Karena itu adalah tanda taufik dan pertolongan Allah.

Sebagaimana juga kami mengajak cendekiawan dunia dan masyarakat internasional secara umum untuk melihat musibah ini dengan pandangan akal dan adil untuk memberikan hak masyarakat Palestina dan menghilangkan kezaliman darinya hingga bisa hidup dengan kehidupan yang mulia. Demikian juga kami mengucapkan terima kasih kepada semua Negara dan individu yang telah berpartisipasi dalam membela dan membantu mereka.

نسأل الله بأسمائه الحسنى وصفاته العلا أن يكشف الغمة عن هذه الأمة ، وأن يعز دينه ، ويعلي كلمته وأن ينصر أولياءه ، وأن يخذل أعداءه ، وأن يجعل كيدهم في نحورهم، وأن يكفي المسلمين شرهم ، إنه ولي ذلك والقادر عليه . وصلى الله وسلم على نبيا محمد وعلى آله وصحبه ومن تبعهم بإحسان إلى يوم الدين .

Mufti Agung Kerajaan Saudi Arabia dan Ketua Majlis Ulama Besar

Syeikh Abdul ‘Aziz bin Abdillah Alu Syaikh

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: