Yananto Mihadi

Berilmu Sebelum Berkata dan Berbuat, Upaya Menghilangkan Kebodohan dari Diri Sendiri dan Orang Lain..

Bill Gates

Posted by yananto pada Rabu, 10 Desember 2008

William Henry Gates III atau lebih terkenal dengan sebutan Bill Gates, lahir
di Seatle, Washington pada tanggal 28 Oktober 1955. Ayah Bill, Bill Gates
Jr., bekerja di sebuah firma hukum sebagai seorang pengacara dan ibunya,
Mary, adalah seorang mantan guru. Bill adalah anak kedua dari tiga
bersaudara. Sejak kecil Bill mempunyai hobi “hiking”,bahkan hingga kini pun
kegiatan ini masih sering dilakukannya bila ia sedang “berpikir”.

Bill kecil mampu dengan mudah melewati masa sekolah dasar dengan nilai
sangat memuaskan, terutama dalam pelajaran IPA dan Matematika. Mengetahui
hal ini orang tua Bill, kemudian menyekolahkannya di sebuah sekolah swasta
yang terkenal dengan pembinaan akademik yang baik, bernama “LAKESIDE”. Pada
saat itu , Lakeside baru saja membeli sebuah komputer, dan dalam waktu
seminggu, Bill Gates, Paul Allen dan beberapa siswa lainnya (sebagian besar
nantinya menjadi programmer pertama microsoft) sudah menghabiskan semua jam
pelajaran komputer untuk satu tahun.

Kemampuan komputer Bill Gates sudah diakui sejak dia masih bersekolah di
Lakeside. Dimulai dengan meng”hack” komputer sekolah, mengubah jadwal, dan
penempatan siswa. Tahun 1968, Bill Gates, Paul Allen, dan dua hackers
lainnya disewa oleh Computer Center Corp. untuk menjadi tester sistem
keamanan perusahaan tersebut. Sebagai balasan, mereka diberikan kebebasan
untuk menggunakan komputer perusahaan. Menurut Bill saat itu lah mereka
benar- benar dapat “memasuki” komputer. Dan disinilah mereka mulai
mengembangkan kemampuan menuju pembentukan micr*soft, 7 tahun kemudian.

Selanjutnya kemampuan Bill Gates semakin terasah. Pembuatan program sistem
pembayaran untuk Information Science Inc, merupakan bisnis pertamanya.
Kemudian bersama Paul Ellen mendirikan perusahaan pertama mereka yang
disebut Traf-O-Data. Mereka membuat sebuah komputer kecil yang mampu
mengukur aliran lalu lintas. Bekerja sebagai debugger di perusahaan
kontrkator pertahanan TRW, dan sebagai penanggungjawab komputerisasi jadwal
sekolah, melengkapi pengalaman Bill Gates.

Musim gugur 1973, Bill Gates berangkat menuju Harvard University dan
terdaftar sebagai siswa fakultas hukum. Bill mampu dengan baik mengikuti
kuliah, namun sama seperti ketika di SMA, perhatiannya segera beralih ke
komputer. Selama di Harvard, hubungannya dengan Allen tetap dekat. Bill
dikenal sebagai seorang jenius di Harvard. Bahkan salah seorang guru Bill
mengatakan bahwa Bill adalah programmer yang luar biasa jenius, namun
seorang manusia yang menyebalkan.

Desember 1974, saat hendak mengunjungi Bill Gates, Paul Allen membaca
artikel majalah Popular Electronics dengan judul “World`s First
Microcomputer Kit to Rival Commercial Models”. Artikel ini memuat tentang
komputer mikro pertama Altair 9090. Allen kemudian berdiskusi dengan Bill
Gates. Mereka menyadari bahwa era “komputer rumah” akan segera hadir dan
meledak, membuat keberadaan software untuk komputer – komputer tersebut
sangat dibutuhkan. Dan ini merupakan kesempatan besar bagi mereka.

Kemudian dalam beberapa hari, Gates menghubungi perusahaan pembuat Altair,
MITS (Micro Instrumentation and Telemetry Systems). Dia mengatakan bahwa dia
dan Allen, telah membuat BASIC yang dapat digunakan pada Altair. Tentu saja
ini adalah bohong. Bahkan mereka sama sekali belum menulis satu baris kode
pun. MITS, yang tidak mengetahui hal ini, sangat tertarik pada BASIC. Dalam
waktu 8 minggu BASIC telah siap. Allen menuju MITS untuk mempresentasikan
BASIC. Dan walaupun, ini adalah kali pertama bagi Allen dalam mengoperasikan
Altair, ternyata BASIC dapat bekerja dengan sempurna. Setahun kemudian Bill
Gates meninggalkan Harvard dan mendirikan microsoft.

Kisah Bill Gates Meninggalkan Harvard Demi Mengejar Impian

Ketika ia bosan dengan Harvard, Gates melamar pekerjaan-pekerjaan yang
berhubungan dengan komputer di daerah Boston. Gates mendorong Paul Allen
untuk mencoba melamar sebagai pembuat program di Honey-well agar keduanya
dapat melanjutkan impian mereka untuk mendirikan sebuah perusahaan perangkat
lunak.

Pada suatu hari di bulan Desember yang beku, Paul Allen melihat sampul depan
majalah Popular Mechanics, terbitan Januari 1975, yaitu gambar komputer
mikro rakitan baru yang revolusioner MITS Altair 8080 (Komputer kecil ini
menjadi cikal bakal PC di kemudian hari). Kemudian Allen menemui Gates dan
membujuknya bahwa mereka harus mengembangkan sebuah bahasa untuk mesin kecil
sederhana itu. Allen terus mengatakan, Yuk kita dirikan sebuah perusahaan.
Yuk kita lakukan.

Kami sadar bahwa revolusi itu bisa terjadi tanpa kami. Setelah kami membaca
artikel itu, tak diragukan lagi dimana kami akan memfokuskan hidup kami.
Kedua sahabat itu bergegas ke sebuah komputer Harvard untuk menulis sebuah
adaptasi dari program bahasa BASIC. Gates dan Allen percaya bahwa komputer
kecil itu dapat melakukan keajaiban. Dari sana pula mereka mempunyai mimpi,
tersedianya sebuah komputer di setiap meja tulis dan di setiap rumah tangga.

Semangat Allen dan Gates tidak percuma, dan dari sana mereka mendirikan
perusahaan “Microsoft”. Berawal dari komputer kecil itulah yang menjadi mode
dari segala macam komputansi. Dan sekarang bisa Anda lihat bahwa Microsoft
telah benar-benar menjadi bagian dari kebutuhan komputansi di seluruh dunia.
Dan hampir setiap orang mengenal Bill Gates sebagai orang terkaya di dunia
saat ini.

“Orang yang sukses adalah
orang yang memiliki mimpi
dan keyakinan bahwa mimpi itu akan dapat terjadi
berapapun harga yang harus ia bayar…”


Best Regard
Erwin Arianto,SE

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: