Yananto Mihadi

Berilmu Sebelum Berkata dan Berbuat, Upaya Menghilangkan Kebodohan dari Diri Sendiri dan Orang Lain..

KRISIS AMERIKA SERIKAT : HUTANG BERTAMBAH USD 2,6 MILIAR PER HARI !!!

Posted by yananto pada Kamis, 9 Oktober 2008

Krisis keuangan di Amerika semakin meluas beberapa bulan terakhir ini. Kebangkrutan bank investasi raksasa Lehman Brothers, peng-akuisisian Bear Sterns dan Merril Lynch serta perubahan status Goldman Sach dan Morgan Stanley. Tak ketinggalan usaha penyelamatan beberapa perusahaan keuangan lain yaitu American International Group (AIG), Fanni Mae dan Freddie Mac. Krisis juga merembet ke sejumlah bank komersial yang terjadi krisis kepercayaan yang berdampak rush yang terjadi pada Bank Indy Mac di California dan Washington Mutual di Washington. Padahal Washington Mutual adalah bank yang sangat besar. Kalau dibandingkan dengan bank terbesar di Indonesia, yaitu Bank Mandiri, total asetnya 10 kali lebih besar.
Krisis di Amerika berawal dari masalah kredit perumahan. Kredit kepemilikan Rumah (KPR) dinegara itu awalnya berjalan baik karena ditujukan kepada nasabah-nasabah prima. Namun dalam perkembangannya, pemberian kredit meluas kepada nasabah- nasabah yang kurang layak. Nasabah yang sebelumnya pernah mengalami kredit macet kembali memperoleh KPR baru. KPR banyak diberikan dengan persyaratan uang muka sangat rendah, yaitu 5% atau bahkan tanpa uang muka sama sekali.
Dalam keadaan harga properti yang terus naik, hal tersebut tidaklah memunculkan masalah. Namun dalam keadaan pasar properti yg mengalami stagnasi atau bahkan terdapat kecendrungan harga melemah, hal itu akan memicu masalah. Masalah ini kemudian menjalar ke banyak bank Investasi. Di AS , industri keuangan sudah sangat maju. Kredit-kredit KPR yang diberikan oleh perbankan, oleh bank bersangkutan dikumpulkan kemudian dalam jumlah yang cukup banyak disekuritisasi. Ini merupakan proses mentransformasi KPR menjadi surat berharga (sekuritas). Istilah yang sering digunakan untuk surat berharga yang dijamin oleh KPR tersebut adalah Mortgage Backed Securities (MBS) dengan varian yang bernama Collateralized Debt Obligation (CDO) . Proses sekuritisasi ini dibantu oleh perusahaan pembiayaan perumahan AS. MBS dan CDO tersebut kemudian dijual ke bank-bank Investasi.
Dalam perjalanan waktu, kualitas surat berharga tersebut sgt dipengaruhi perkembangan harga rumah . Jika harga rumah terus meningkat, pembayaran cicilan umumnya lancar. Kalaupun terjadi masalah , bank dengan mudah akan menjual kembali rumah yang dibiayai KPR tsb. Sejak pertengahan 2007 pembayaran dari sebagian nasabah KPR mulai tersendat-sendat. Macetnya kredit tsb akhirnya menyebabkan kualitas MBS dan CDO juga turun, sehingga harganya mulai berjatuhan.
Para investor, bank komersial, bank investasi maupun perusahaan asuransi akhirnya harus melakukan penyisihan atau menghapus nilai surat berharga yang terimbas kredit macet dlm jumlah besar.
Keadaan ini menyebabkan pemerintah AS harus melakukan pertolongan. Setelah awalnya dilakukan pertolongan kasus per kasus yang hasilnya tdk bagus. Akhirnya pemerintah mengusulkan program bail out senilai USD 700 Miliar.
Upaya penyelematan sebesar USD 700 Miliar yang semestinya menenangkan pasar ternyata justru menimbulkan permasalahan baru. Yaitu dari sisi kesehatan keuangan pemerintah AS.
Jumlah hutang pemerintah AS ternyata telah melampaui USD 10 triliun dan setiap harinya bertambah USD 2,6 Miliar. Ini berarti bahwa rasio hutang pemerintah AS terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) mereka yang mencapai USD 14 Triliun adalah diatas 70%-nya.
Dengan upaya penyelamatan tsb batas atas hutang pemerintah akan ditetapkan sebesar USD 11,3 Triliun . Jika batas itu tercapai, maka rasio hutang pemerintah terhadap PDB akan mencapai sekitar 80% dan akan terus meningkat !

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: