Yananto Mihadi

Berilmu Sebelum Berkata dan Berbuat, Upaya Menghilangkan Kebodohan dari Diri Sendiri dan Orang Lain..

Pemangkasan Target Emiten Baru Dinilai Wajar

Posted by yananto pada Senin, 6 Oktober 2008

Di saat kondisi indeks harga saham gabungan (IHSG) masih fluktuatif dan suasana market yang volatile, wajar jika PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memangkas target jumlah emiten baru dan nilai emisi obligasi pada tahun ini.

Demikian disampaikan Analis Optima Securites Ikhsan Bintarto, didukung Head of Research Recapital Securities Poltak Hotradero, saat dihubungi okezone, Rabu (24/9/2008).

“Saat ini kondisi pasar masih tidak menentu, lending masih volatile. Wajar jika pihak BEI saat ini merevisi targetnya,” ujar Ikhsan.

Dia menambahkan, penundaan penawaran saham perdana (IPO) tidak hanya terjadi pada beberapa perusahaan seperti Powertel, Mitra Surya Cemerlang, dan beberapa perusahaan lain saja.

“Perusahaan yang bernaung di bawah BUMN pun juga mengambil aksi menunda IPO-nya. Contohnya PTPN,” ungkapnya.

Selain itu, Poltak mengatakan, kondisi sekarang masih tidak menentu, apalagi referensi indeks kita saat ini adalah dari AS, sedangkan kondisi di sana lebih menyeramkan dari kondisi pasar kita.

“Tidak ada yang bisa memastikan sampai kapan kondisi tersebut bisa diatasi. Sekarang saja tingkat suku bunga mencapai 11-13 persen, itu sangatlah tinggi bagi Indonesia,” katanya.

Saat ini sangat jarang perusahaan yang mau IPO menerbitkan obligasi. “Siapa yang akan membeli, target pendapatan, jumlahnya? Itu deretan pertanyaan yang harus dipikirkan mastang-matang. Mungkin, penjualan hingga semester I kemarin lebih baik dibandingkan semester II ini, karena faktor global. Kita tunggu saja kedepannya,” tutupnya.

Sebelumnya, Direktur Pencatatan BEI Eddy Sugito mengatakan, saat ini ada beberapa calon emiten yang memutuskan menunda pencatatan saham perdananya sampai kondisi pasar beranjak stabil. Padahal, dari sisi administrasi, perusahaan tersebut sudah bisa masuk bursa.

BEI memotong target IPO dari 30 perusahaan pada 2008 ini menjadi 25 perusahaan. Sementara itu target emisi obligasi diturunkan dari Rp40 triliun pada tahun 2008 menjadi Rp15 triliun.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: