Yananto Mihadi

Berilmu Sebelum Berkata dan Berbuat, Upaya Menghilangkan Kebodohan dari Diri Sendiri dan Orang Lain..

BEI Tetap Optimistis Meski Pasar Anjlok

Posted by yananto pada Senin, 6 Oktober 2008

Kebijakan bailout AS ternyata belum memberi pengaruh positif pada perdagangan saham dalam negeri. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pun melemah lebih dari 100 poin.

Direktur Utama Bursa Efek Indonesia Erry Firmansyah mengatakan, anjloknya IHSG akibat pasar keuangan AS yang masih bergejolak. Sementara pengaruh bailout sendiri belum terasa, sebab kegagalan pasar finansial AS lebih besar dari bailout itu sendiri. Namun kebijakan bailout tersebut, menjadi langkah nyata yang dilakukan pemerintah AS.

“Ini merupakan tanggung jawab pemerintah AS terhadap pasar keuangan mereka. Ini memberikan confident, walaupun belum direspon secara penuh,” ujarnya, di Jakarta, Senin (6/10/2008).

Selain itu, persoalan sebenarnya lebih kepada likuiditas yang terjadi di pasar AS. Di mana kejatuhan sejumlah perusahaan besar di AS, membuat likuiditas di negara tersebut terganggu.

Adanya kucuran dana berupa bailout sebesar USD700 miliar, tidak langsung dirasakan. Sebab, prosesnya tidak langsung terjadi. “Itu kan tidak sekaligus, bertahap aset-aset diambil alih. Sekarang inikan baru persetujuan, tapi implementasinya bisa langsung. Hari ini disetujui, besok uangnya tidak langsung dikeluarkan. Sama seperti BPPN,” ujarnya.

Sehingga pemulihan baru bisa dirasakan dalam dua hingga tiga tahun. Sementara untuk pemulihan kondisi yang terjadi di pasar domestik, Erry memperkirakan waktu yang dibutuhkan adalah tiga hingga enam bulan. “Kita harapkan dalam waktu tersebut, pasar kembali normal,” ujarnya.

Erry juga menjelaskan, saat ini likuiditas pasar modal dalam negeri tengah mengalami penurunan. Namun penurunan yang terjadi di dalam negeri, baru terjadi setelah bursa-bursa di regional lebih dahulu turun.

“Pada September ini memang turun, cuma di kawasan penurunan kita paling belakang. Kita lihat di kawasan dari mulai Februari sudah mulai turun lima persen. Kita sampai Juli masih naik. Secara average masih di atas tahun lalu,” terangnya.

Erry mengharapkan, likuiditas pasar pada September masih berada di Rp3 triliun. Tahun lalu, likuiditas pasar masih berada di Rp5 triliun, lalu turun lag menjadi Rp4,2 triliun.

Direktur Pencatatan BEI, Eddy Sugito melihat penurunan merupakan hal yang wajar. Penurunan tajam yang berlangsung pada penutupan Senin ini lebih disebabkan penyesuaian akibat anjloknya bursa regional pada beberapa hari lalu, saat bursa dalam negeri tengah libur.

“Ini merupakan hari pertama perdagangan setelah empat hari libur. Kami pikir bisa save, ternyata mengikuti kejatuhan bursa regional. Sepertinya, ini merupakan akumulasi dari penurunan yang terjadi di regional selama empat hari,” ujar Eddy.

Eddy menilai, penurunan merupakan dampak kekhawatiran global akibat jatuhnya sejumlah perusahaan investasi dunia. Seperti baru-baru ini, yaitu Fortis di Eropa yang juga mengikuti kehancuran Lehman Brothers di AS.

“Saya kira memang harus ada koreksi. Ini kan masalahnya bukan fundamental. Masalahnya global issue. Mau tidak mau disparitas harga harus ada untuk menuju keseimbangan,” paparnya.

Langkah bailout AS, menurut Eddy, paling tidak bisa menjadi penyembuh. Meskipun belum bisa menjadi obat mujarab terhadap sakitnya kondisi keuangan AS. “Dengan adanya bailout masalah memang belum tentu selesai. Tapi, paling tidak demamnya tidak kelewatan,” ujarnya.

Eddy juga menyarankan investor agar jangan terlalu panik. Sebab, pemerintah Indonesia juga telah mengambil langkah nyata untuk menghadapi situasi tersebut. BEI akan melakukan pengawasan terhadap investor yang coba memanfaatkan situasi ini, dengan melakukan short selling.

“Siapapun investornya. Akan kita awasi yang kira-kira berperilaku tidak untuk kepentingan pasar,” tegas Eddy.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: