Yananto Mihadi

Berilmu Sebelum Berkata dan Berbuat, Upaya Menghilangkan Kebodohan dari Diri Sendiri dan Orang Lain..

BEI Segera Terbitkan Juklak Short Shelling

Posted by yananto pada Senin, 6 Oktober 2008

Otoritas bursa segera menerbitkan petunjuk pelaksanaan (juklak) tentang transaksi short shelling.

Short selling atau penjualan kosong adalah aksi menjual sekuritas atau kontrak futures komoditas yang tidak dimiliki penjualnya.

Dalam ketentuan yang dikeluarkan untuk mendukung peraturan Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) ini, investor dilarang bertransaksi short selling saat harga saham turun.

Di sisi lain, investor harus memiliki saham terlebih dahulu sebelum bertransaksi short selling. Saham-saham yang boleh diperdagangkan dalam short selling juga dibatasi hanya pada saham-saham tertentu yang likuid dan memiliki kapitalisasi pasar besar.

“Kami sedang menyiapkan aturan mengenai shout selling dan diharapkan selesai secepatnya,” ujar Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Erry Firmansyah, seusai buka puasa bersama dengan Menteri Negara BUMN, di Gedung BEI, Jalan Jenderal Soedirman, Kamis (25/8/2008) malam.

Dia tidak merinci sampai terkoreksi beberapa persen saham yang tidak boleh ditransaksikan dalam short selling. Begitu pula mengenai batasan saham likuid dan berkapitalisasi besar.

Ketentuan tentang transaksi short selling saat ini tercantum dalam peraturan No.V.D.6 Bapepam-LK tentang Pembiayaaan Penyelesaian Transaksi Efek oleh perusahaan Efek bagi nasabah dan transaski shout selling oleh perusahaan efek.

Ketentuan tersebut diterbitkan pada 30 Juni 2008, meski demikian, aturan tersebut belum berlaku efektif, karena masih menunggu peraturan bursa.

Peraturan itu kemungkinan bisa diimplementasikan pada Januari 2009. “Sampai menunggu hingga Januari besok, kita ada sistem pengawasan tersendiri siapa saja yang main short selling, baik kita yang mengawasi dan pihak KSEI,” ujar Erry.

Kepala Biro Penilaian Keuangan Perusahaan Sektor Riil Bapepam-LK Nurhaida menjelaskan, berdasarkan peraturan tersebut, shout selling adalah transaksi jual yang dilakukan investor, meskipun investor tidak memiliki saham yang dimaksud.

Caranya, perusahaan sekuritas meminjamkan sahamnya atau saham investor secara langsung bermain dalam short selling tersebut. Tapi, investor harus mengembalikan lagi saham itu kepada pemiliknya sesuai perjanjian. Jika tidak, investor bakal didenda atau terkena sita jaminan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: